Wednesday, July 26, 2017

Gejala dan Penyebab Mata Rabun Jauh


Rabun jauh adalah mata yang menyebabkan objek yang letaknya dekat terlihat jelas, sementara objek yangletaknya jauh terlihat kabur. Kondisi ini juga disebut dengan istilah miopia. Tingkat keparahan rabun jauh sangat beragam dan berbeda-beda pada tiap penderita. Penginap rabun jauh yang ringan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun rabun jauh yeng tergolong parah akan memengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus dengan seksama.

Gejala Rabun Jauh

Rabun jauh bisa dialami oleh siapapun tanpa mengenal umur. Tetapi pengidap akan merasakan gejalanya saat masuk sekolah / remaja. Berikut adalah gejala-gejala rabun jauh yang sering kali mungcil.

>> Sakit kepala atau mata lelah karena mata bekerja secara berlebihan.
>> Frekuensi mengedipkan mata yang berlebihan.
>> Sering menggosok mata.
>> Terlihat tidak menyadari keberadaan objek yang jauh.
>> Pandangan kabur saat melihat objek yang jauh sehingga sering menyipitkan mata, misalnya kesulitan melihat huruf di papan tulis.

Gejala tersebut perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Contohnya lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata. Jika anda tidak mau mengalami penurunan daya penglihatan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, periksalah mata anda dari sekarang ke dokter spesialis mata.

Diagnosis Mata Rabun Jauh

Beberapa jenis tes mata, diantaranya :
  • Mengukur ketajaman visual. Dalam proses ini, dokter mata akan meminta Anda untuk membaca dan menyebutkan tiap huruf atau angka dengan ukuran berbeda-beda pada tabel (diagram Snellen) dari jarak tertentu.
  • Mengecek kesinambungan kinerja di antara kedua mata.
  • Mengukur tekanan dalam bola mata.
  • Retinoskopi untuk melihat reaksi retina terhadap cahaya.
Apabila ada gangguan penglihatan yang terdeteksi, tes-tes tersebut juga sekaligus berfungsi untuk mengukur kacamata atau lensa kontak yang dibutuhkan pasien. Ada 3 poin utama yang biasanya tertera dalam resep kacamata atau lensa kontak pasien, yaitu shperis (s), silinder (cyl), dan axis.

Untuk pengidap rabun jauh spheris akan menunjukkan angka negatif. Makin tinggi angka negatif yang tertera mengindikasikan kondisi rabun jauh yang makin parah.

Penyebab Mata Rabun jauh

Penyebab dibalik kerusakan tersebut belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga kondisi ini dapat dipicu oleh 2 faktor utama, yaitu keturunan dan pengaruh lingkungan. Anak-anak dengan orang tua yang mengidap rabun jauh memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap kondisi yang sama. Pengaruh dari lingkungan juga berperan penting, contohnya terlalu sering membaca, menonton televisi, atau menggunakan komputer.

Pencegahan perkembangan Rabun Jauh

Beberapa langkah-langkah  untuk melindungi mata sekaligus mengurangi perkembangan kondisi mata, yaitu:

>> Memeriksakan kesehatan mata secara rutin.
>> Mengenali gejala-gejala rabun jauh secara seksama.
>> Mengontrol penyakit kronis yang diidap, terutama diabetes dan hipertensi.
>> Menggunakan kacamata atau lensa kontak dengan ukuran tepat dan sesuai kondisi mata.
>> Melindungi mata dari sinar matahari. Gunakan kacamata hitam saat bepergian di siang hari.
>> Menerapkan pola hidup sehat, misalnya berhenti merokok serta meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran (khususnya yang kaya vitamin A).

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon