Thursday, July 13, 2017

Cara Pengobatan Asam Lambung


Pengobatan penyakit asam lambung atau GERD ada berbagai macam, dimulai dari penangnan sendiri oleh penderita, penggunaan obat-obatan khusus hingga melalui prosedur operasi sebagai langkah terakhir. Berikut ada beberapa hal yang bisa dilakukan bagi penderita penyakit lambung dan untuk meredakan gejala GERD:

> Menurunkan berat badan jika diperlukan.
> Makan malam porsi kecil tapi sering.
> Hindari cokelat, tomat, makanan berlemak, dan pedas.
> Jangan langsung berbaring setelah makan.
> Hindari minuman alkohol dan kopi, Berhenti merokok.
> Tidur dengan bantal yang agak tinggi untuk mencegah naiknya asam lambung ketika berbaring.
> Hindari stres, Hindari memakai pakaian terlalu ketat.

Obat-obatan untuk mengatasi Asam lambung atau GERD:

> Antasida
Bisa di beli di apotek secara langsung. Berfungsi untuk menetralisir asam lambung dan tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat lain karena dapat berdampak pada tingkat penyerapan obat lain.
> Alginat
Obat ini dikonsumsi tepat setelah makan alginat yang berfungsi untuk melindungi dinding perut dan esofagus atau kerongkongan dari iritasi asam lambung yang berlebih. Obat ini bisa di beli di apotek tanpa resep dokter.
> Penghambat reseptor H2 atau H2- receptor antagonist (H2RA)
Obat ini untuk mengurangi asam lambung dengan cara menghambat efek histamin yang diperlukan tubuh untuk menghasilkan asam lambung contohnya oabat H2RA adalah ranitidine dan nizatidine. Obat ini bisa dibeli di apotek dan perlu ada resep dokter.
> Penghambat pompa proton atau proton-pump inhibitors (PPI)
Obat yang berfungsi untuk mengurangi produksi asam di perut obat ini jarang memberikan efek samping yang berat. Jika pun ada kondisinya tidak terlalu parah dan bisa berupa konstipasi, pusing, atau diare. Contoh obat PPi adalah omerprazole, lansoprazole dan esomeprazole. Obat ini biasanya membutuhkan resep dari dokter.
> Prokinetik.
Obat yang berfungsi mempercepat proses pengosongan perut, ini berarti makanan dan asam lambung akan lebih cepat masuk kedalam usus halus sehingga mengurangi kesempatan asam lambung untuk naik ke esofagus. Obat ini disarankan untuk dibawah usia 20 tahun karema akibat potensi efek sampingnya.
> Penanganan dengan operasi
Operasi menjadi langkah penanganan terakhir untuk penyakit asam lambung atau GERd jika penanganan sendiri obat-obatan tidak memberikan hasil yang signifikat maka langkah operasi akan dilakukan. Kondisi lain ketika operasi menjadi pilihan untuk dilakukan adalah:

>> Terjadinya peradangan yang parah pada esofagus.
>> Terjadinya penyempitan esofagus sehingga maknan susah turun ke perut.
>> Terjadinya perubahan pada sel esofagus yang disebabkan oleh iritasi asam lambung, sering disebut sebagai esofagus Barrett.

Operasi fundoplikasi Nissen laparoskopi berfungsi mengencangkan LES untuk mencegah naiknya asam lambung ke esofagus. Ini dilakukan dengan membungkus LES dengan bagian atas perut untuk membentuk kerah. Operasi ini biasanya dilakukan dengan cara laparoskopi atau operasi ‘lubang kunci’.

Beberapa teknik pembedahan lain yang dapat dilakukan untuk menangani GERD adalah sebagai berikut:
  • Endoscopic injection of bulking agent. Zat khusus yang akan disuntikan dalam bagian tubuh utama antara perut dan esofagus untuk membuatnya lebih sempit.
  • Endoluminal gastroplication. Lipatan yang akan dijahit pada bagian bawah otot LES untuk membatasi lembar bukaan otot tersebut.
  • Endoskopi augmentasi dengan implan hidrogel. Implan yan berisi gel khusus ditempatkan diantara perut dan esofagus untuk membuat esofagus lebih sempit.
  • Endoskopi ablasi radiofrekuensi. Balon kecil akan ditaruh di bawah esofagus, balon kecil itu akan menghasilkan panas untuk membuat esofagus lebih sempit.
  • Laparoscopic insertion of a magnetic bead band (LINX). Cincin magnetik di tanam di sekitar bagian bawah esofagus untuk memperkuat serta membantunya menutup saat menelan.


EmoticonEmoticon